Elemen-Elemen Transaksi Perguruan Tinggi
Elemen-elemen transaksi perguruan tinggi
dalam Laporan Neraca
Berikut
ini adalah akun-akun transaksi Perguruan Tinggi dalam neraca:
Aset/
Aktiva
Aset/ Aktiva adalah sumberdaya yang
dikuasai oleh entitas atau lembaga sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan
sumber manfaat ekonomi di masa depan yang diharapkan akan diperoleh entitas.
Aktiva ini terdiri dari:
Aset/
Aktiva Lancar & Aset/ Aktiva Tetap :
Kas
Piutang
Cadangan penghapusan Piutang
Piutang Wesel
Sediaan Barang Dagangan
Asuransi Dibayar Dimuka
Sewa Tempat Dibayar Di Muka
Tanah
Gedung
Peralatan kantor
Perlengkapan Kantor
Lain-lain
Utang/
Kewajiban
Kewajiban merupakan utang masa kini yang timbul dari peristiwa masa lalu, yang penyelesainnya akan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya entitas yang mengandung manfaat ekonomi.
Kewajiban
Lancar & Kewajiban Jangka Panjang :
Utang
Utang biaya bunga
Utang gaji dan honorium
Utang pajak penghasilan
Utank bank
Ekuitas/
Modal
Modal adalah hak resudial atas aktiva
entitas setelah dikurangi semua kewajiban.
a) Setoran modal dari Entitas
b) Saldo laba/ surplus-defisit
c) Dana cadangan
Elemen-elemen
transaksi perguruan tinggi dalam Laporan Surplus Defisit
Berikut ini adalah akun-akun transaksi Perguruan
Tinggi dalam Laporan Surplus Defisit.
-
Pendapatan
Arus masuk atau peningkatan lain aktiva
sebuah entitas atau pelunasan piutang (atau kombinasi dari keduanya) dari
pemberian jasa, atau aktivitas lainnya yang merupakan kegiatan utama dan masih
berlangsung dari entitas tersebut.
-
Biaya
Arus kas keluar atau penggunaan lain suatu
aktiva atau timbulnya utang (atau kombinasi dari keduanya) dari pemberian jasa,
atau pelaksanaan aktivitas lain yang merupakan kegiatan utama dan masih
berlangsung dari intetitas tersebut.
-
Surplus
Kenaikan ekuitas dari transaksi-transaksi
tambahan atau insidental suatu entitas dan dari semua transaksi lainnya atau
kejadian serta keadaan lain yang mempengaruhi entitas tersebut, kecuali yang
berasal dari pendapatan atau investasi oleh suati entitas (Institute
pendidikan: sekolah).
-
Defisit
Penurunan ekuitas dari transaksi-transaksi
tambahan atau insidental suatu entitas dan dari semua transaksi lainnya atau
kejadian serta keadaan lain yang mempengaruhi entitas tersebut, kecuali yang berasal
dari pendapatan atau investasi oleh suatu entitas (institusi pendidikan
sekolah).
*Elemen-elemen
Transaksi Perguruan Tinggi dalam Laporan Arus Kas.
Berikut ini adalah akun-akun transaksi
Perguruan Tinggi dalam laporan arus kas.
Arus
Kas Dari Aktiva Operasi
- Arus Kas Masuk Dari Aktiva Operasi:
Penurunan Aktiva Lancer Non Kas
Kenaikan Utang Jangka Pendek
- Arus Kas Keluar Dari Aktiva Operasi:
Kenaikan Aktiva Lancer Non Kas
Penuruanan Utang Jangka Pendek
Arus
Kas dari Aktivitas Investasi
- Arus Kas Masuk Dari Aktivitas Investasi:
Penurunan Investasi Jangka Panjang
Penurunan Aktiva Tetap
- Arus Kas Keluar Dari Aktivitas Investasi:
Kenaikan Investasi Jangaka Panjang
Kenaikan Aktiva Tetap
Arus
Kas dari Aktivitas Pembiayaan
- Arus Kas Masuk dari Aktivitas Pembiayaan:
Kenaikan Utang Jangka Panjang
Kenaikan Dana Ekuitas
Kenaikan Dana Cadangan
- Arus Kas Keluar dari Aktivitas
Pembiayaan:
Penurunan Utang Jangka Panjang
Penurunan Dana Ekuitas
Penurunan Dana Cadangan
Siklus Akuntansi Pendidikan Tinggi
Menurut Indra Bastian (2007), Siklus Akuntansi Dalam Perguruan Tinggi merupakan
proses akuntansi mulai dari pencatatan transaksi keuangan sampai dengan
penyusunan laporan keuangan pada akhir suatu periode.
Pada
dasarnya akuntansi dapat dibagi sebagai berikut:
1. Membuat atau menerima bukti pencatatan
di mana biasanya sebuah entitas mempunyai form voucher (bukti pencatatan)
sendiri atau bukti lain yang bisa berupa kwitansi atau yang lainnya.
2. Mencatat dalam buku jurnal.
3. Memindahkan buku jurnal ke buku besar.
4. Menyusun laporan keuangan.
Siklus
akuntansi dalam Perguruan Tinggi dapat di kelompokkan dalam tiga tahap yaitu:
Tahap
Pencatatan
- Kegiatan pengidentifikasian dan
pengukuran bukti transaksi serta bukti pencatatan.
- Kegiatan pencatatan bukti transaksi ke
dalam buku harian atau jurnal.
-Memindah bukukan (posting) dari jurnal
berdasarkan kelompok atau jenisnya ke dalam akun buku besar.
- Penyusunan neraca saldo (trial balance)
berdasarkan akun-akun buku besar.
- Pembuatan ayat jurnal penyesuaian
(adjusting entries).
- Penyusunan kertas kerja (work sheet) atau
neraca lanjut.
- Pembuatan ayat jurnal penutup (closing
entries).
- Pembuatan neraca saldo setelah penutupan
(post klosing trial balance).
- Pembuatan ayat jurnal pembalik (reversing
entries).
- Laporan Surplust Devisit.
- Laporan Arus Kas.
- Neraca.
- Catatan atas laporan keuangan.
Komentar
Posting Komentar