Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2021

Siklus Akuntansi Sektor Publik

Siklus akuntansi merupakan sistematika pencatatan transaksi keuangan, peringkasannya dan pelaporan keuangan, dalam akuntansi sektor publik siklus akuntansi meliputi hal-hal yang terkait diantaranya adalah sebagai berikut: - Transaksi, merupakan kegiatan yang mengubah posisi keuangan suatu entitas dan pencatatannya memerlukan data/ bukti/ dokumen pendukung dalam kegiatan operasi suatu entitas. Transaksi dilakukan oleh masing-masing pemegang kas-bendahara yaitu: pemegang kas-bendahara rutin, pemegang kas-bendahara proyek, pemegang kas-bendahara gaji, pemegang kas-bendahara penerima. - Bukti transaksi, bentuk-bentuk bukti transaksi adalah sebagai berikut: kas (STS, SPM, register SKO, register SPP, register SPM), Piutang (daftar jumlah penagihan, register penagihan piutang), Persediaan dan Aktiva Tetap (buku inventaris/ mutasi barang, daftar nilai aktiva tetap), Hutang (daftar hutang/ pinjaman, surat-surat perjanjian), dsb. - Neraca Awal, berisi saldo-saldo rekening aktiva dan passiv...

SEJARAH PENEMU AKUNTANSI

  Haiii Sobat Ak… Apa kabar? Semoga selalu dalam keadaan sehat J Ada yang tahu siapa bapak akuntansi dunia??? Pernah ga ada yang tiba tiba nanya ke kalian, siapa sih bapak akuntansi dunia?? Jujur aja nih, admin pernah di tanya sama abang grab pas lagi di jalan mau ke rumah pulang kuliah. Biasa abang-abang suka nanya-nanya, pas tau jurusan aku akuntansi, dia tetiba nanya “tau ga neng siapa bapak akuntansi dunia?” Aku auto mikir, pernah baca di buku sejarah tapi ga inget siapa namanya wkwk, yang aku inget malah nama bapak palang merah dunia “jen henry dunant” wkwkw Akuntansi merupakan salah satu ilmu paling tua yang telah dikenal manusia. Perkembangan aktivitas manusia dalam sektor perdagangan di saat yang bersamaan akan memicu pula perkembangan dalam pencatatan dan administrasi. Maka tidak heran jika banyak ditemukan bukti pencatatan sejak zaman peradaban Babilonia (4500 SM) dan kerajaan Mesir (2250 SM). Namun walaupun demikian, modernisasi akuntansi baru berlangsung berab...

SEJARAH AKUNTANSI

  Awal mula mulai dikenalnya system pembukuan ganda Berawal dari buku yang disusun oleh Luca Pacioli Tahun 1494 “summa de Arithmatica proportioni et proportionalita”. Dimana pembukuan mulai dilakukan secara sistematis dengan menggunakan sistem berpasangan. Kalo di belanda dikenal dengan sistem kontinental. Pada abad ke-19 teori dan praktik pembukuan berpasangan dikembangakan di Amerika Serikat menjadi Akuntansi. Sistem akuntansi yang berkembang di Amerika Serikat ini dikenal dengan anglo-saxon. Tahun 1870 perkembangan akuntansi mulai tampak di Indonesia. Akuntansi yang dipakai saat itu adalah sistem kontinental. Saat itu undang-undang mengenai tanam paksa dihapuskan, sehingga kaum pengusaha swasta Belanda banyak bermunculan di Indonesia dan mengenalkan sistem kontinental ini. Pada saat Belanda meninggalkan Indonesia dan diganti oleh Jepang, tenaga-tenaga akuntansi mengalami kekosongan. Atas prakarsa Mr. Selamet didirikan kursus-kursus akuntansi yang merupakan cikal bakal te...

REKONSILIASI BANK

 Apabila setiap penerimaan uang disetor ke bank dan setiap pengeluaran uang menggunakan cek, kecuali pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil, maka rekening kas akan dapat dibandingkan dengan laporan bank. biasanya laporan bank diterima bulanan dan akan direkonsiliasikan dengan catatan kas perusahaan. Saldo rekening koran yang diterima dari bank terkadang tidak sama dengan saldo kas menurut catatan perusahaan. jika hal ini betul-betul terjadi pihak perusahaan akan mencari sebab terjadinya ketidak sesuaian antara kedua saldo tersebut tindakan ini disebut rekonsiliasi bank rekonsiliasi bank ini berguna untuk mengecek ketelitian pencatatan dalam rekening kas menurut catatan perusahaan dan catatan Bank. Selain itu rekonsiliasi bank juga berguna untuk mengetahui penerimaan atau pengeluaran pengeluaran yang sudah terjadi di bank tetapi belum dicatat oleh perusahaan, demikian sebaliknya Rekonsiliasi bank sebaiknya dibuat oleh pegawai yang tidak mempunyai kepentingan terhadap kas, ma...

PROSES AKUNTANSI

  kegiatan akuntansi meliputi : 1. Pengidentifikasian dan pengukuran data relevan untuk pengambilan keputusan 2. Pemrosesan data dan kemudian pelaporan informasi yang dihasilkan 3. Pengkomunikasian informasi kepada pemakai laporan Kegiatan tersebut merupakan suatu proses yang berulang sehingga membentuk siklus. Secara ringkas proses akuntansi dapat digambarkan sebagai berikut : 1. Pengidentifikasian dan Pengukuran Data Data yang relevan untuk keputusan terdiri dari transaksi transaksi dan kejadian dalam perusahaan. Transaksi atau kejadian akan selalu berhubungan dengan tindakan yang telah diselesaikan, misalnya membeli barang. Keinginan untuk membeli barang bukan merupakan transaksi, karena belum diselesaikan. Tapi saat perusahaan membeli barang itulah transaksi karena ada satuan pengukur yg digunakan yaitu uang. Data yang telah diidentifikasikan ini kemudian diukur. satuan pengukuran yang tepat dalam akuntansi adalah satuan uang (rupiah, dolar,dan lain-lain).  bagai...

PROSES AKUNTANSI DI PERUSHAAN MANUFAKTUR

  Berbeda dengan perusahaan jasa dan dagang, proses akuntansi di perusahaan manufaktur tahap transaksinya dimulai dari pembelian bahan baku. *BAHAN BAKU* Pembelian bahan baku, seperti halnya perusahaan dagang, dicatat dalam buku pembelian (untuk pembelian kredit) dan buku pengeluaran kas (untuk pembelian tunai). Pembayaran utang yang bersangkutan dicatat dalam buku pengeluaran kas.  Di buku besar, Pembelian bahan baku dicatat dalam akun pembelian dan akun-akun lain yang berhubungan, misalnya potongan pembelian serta pembelian retur dan pengurangan harga.  pengeluaran bahan baku dari gudang untuk produksi tidak dicatat. Pemakaian bahan baku selama periode dihitung sebagai berikut : *Persediaan awal periode + pembelian selama periode = bahan baku tersedia untuk produksi *bahan baku tersedia untuk produksi - persediaan akhir = Pemakaian bahan baku selama periode. Seperti perusahaan dagang, akun persediaan bahan baku  hanya digunakan untuk menampung ayat jur...

PPh Pasal 21

  PPh 21 adalah pajak pemotongan yang dikenakan atas penghasilan yang diterima oleh seorang Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) dalam negeri atas pekerjaan, jasa, atau kegiatan yang dilakukannya. PPh 21 dipotong dari penghasilan yang diterima oleh seseorang Umumnya PPh 21 ini berkaitan dengan pajak yang digunakan pada sistem penggajian suatu perusahaan. Namun, sebenarnya PPh 21 juga digunakan secara luas untuk berbagai kegiatan lainnya. Perlakuan atas PPh 21 sangat bervariasi tergantung pada jenis penghasilannya. Ada berbagai kategori jenis penghasilan yang dikenakan PPh 21, seperti: 1. Penghasilan bagi Pegawai Tetap 2. Penghasilan bagi Pegawai Tidak Tetap 3. Penghasilan bagi Bukan Pegawai 4. Penghasilan yang dikenakan PPh 21 Final 5. Penghasilan Lainnya Nah sekarang kita bahas yang *Penghasilan bagi Pegawai Tetap* Sebelum menghitung pajak, kita perlu tau tentang Biaya Jabatan, PTKP, PKP, dan tarif pajak. *Biaya Jabatan* Istilah biaya jabatan adalah istilah perpa...

PERUSAHAAN DAGANG

 Di dunia bisnis terdapat berbagai macam bentuk badan usaha, baik ditinjau dari bentuk badan hukum maupun dari jenis usaha dan kegiatannya. berdasarkan kegiatannya perusahaan dapat digolongkan menjadi perusahaan jasa, perusahaan dagang, perusahaan industri. Sistem pencatatan akuntansi perusahaan dagang secara umum sama, namun adanya perbedaan kegiatan mengakibatkan terjadinya beberapa transaksi yang berbeda dari suatu bentuk usaha tertentu. dalam perusahaan jasa hanya ada pembelian peralatan dan perlengkapan atau bahan habis pakai. pada perusahaan dagang terdapat pembelian barang dagang yang berulang-ulang dan menimbulkan tambahan biaya, seperti biaya pengangkutan, potongan pembelian, dan retur pembelian. demikian pula dalam penjualannya, pada perusahaan jasa biasanya terjadi penjualan jasa yang tidak memerlukan biaya pengangkutan. Pada perusahaan dagang penjualan mengakibatkan timbulnya biaya angkut penjualan dan kadang-kadang terjadi retur penjualan. Kegiatan pokok perusa...

Persediaan dalam Manufaktur

Dalam perusahaan manufaktur Terdapat tiga jenis barang persediaan yaitu : 1. Bahan baku (raw material) Adalah barang yang akan digunakan dalam proses produksi. Beberapa bahan baku kadangkala diambil dari hasil alam, namun biasanya yang lebih sering bahan baku dapat dengan membeli dari pemasok. Bagi pemasok bahan baku tersebut adalah barang jadi. Contoh : benang adalah bahan baku bagi perusahaan tekstil, tapi merupakan barang jadi bagi perusahaan pemintal kapas Istilah bahan baku mencakup semua bahan yang dipakai dalam proses produksi baik bahan langsung (direct materials) maupun bahan penunjang (indirect materials) seperti bahan bakar untuk mesin produksi, atau bahan tidak langsung seperti paku dan lem pada perusahaan pembuat meubel. 2. Barang dalam penyelesaian (work in process atau goods in process) Adalah barang yang masih dalam penyelesaian proses produksi, terdiri dari sebagian atau seluruh bahan baku yang masih membutuhkan proses produksi lanjutan untuk menjadi barang...

PENDAPATAN NEGARA

 Dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara disebutkan bahwa pendapatan negara adalah semua penerimaan yang berasal dari penerimaan perpajakan, penerimaan negara bukan pajak serta penerimaan hibah dari dalam dan luar negeri. Dari penjelasan itu dapat disimpulkan bahwa sumber pendapatan negara berasal dari tiga sektor yaitu: pajak, non pajak dan hibah. Tiga sumber ini yang jadi lumbung penerimaan kas negara. Besarnya penerimaan yang diterima negara ditetapkan oleh Kementerian Keuangan atas persetujuan presiden yang dibahas bersama-sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat. Sumber pendapatan negara nantinya akan digunakan untuk menyejahterakan rakyat sebagai perwujudan sila kelima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Sumber pendapatan negara akan kembali lagi pada rakyat dalam bentuk program bantuan atau pembangunan fasilitas umum. Seperti telah disinggung sekilas, sumber pendapatan negara terdiri dari tiga jenia yakni pajak, non pajak dan hib...

PAJAK PENGHASILAN (PPh)

  PPh ini di bagi lagi menjadi : PPh pasal 21, pasal 22, pasal 23, pasal 24, pasal 25, pasal 26, dan pasal 29 PPh pasal 21: menurut Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER 32/PJ/2015 adalah: Pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan dan pembayaran lain dengan nama dan dalam bentuk apa pun sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan, jasa, dan kegiatan yang dilakukan oleh orang pribadi subjek pajak dalam negeri. Dengan artian bahwa PPh pasal 21 adalah pajak yang dikenakan atas segala penghasilan. Pengenaan PPh pasal 21 dilakukan dengan cara pemotongan pajak penghasilan melalui pemotongan pajak PPh pasal 21. Sebagai pihak yang dipotong dari PPh pasal 21, maka pihak yang memperoleh penghasilan tersebut berhak mendapatkan bukti potong dari yang memotong. Yang menjadi subjek pajak PPh 21 adalah orang yang dikenakan pajak atas penghasilannya atau penerima penghasilan yang dipotong PPh 21. Ada beberapa kategori yang dikenakan PPh 21 seperti: pegawai, b...

KONSEP DASAR KUALITAS PELAYANAN PUBLIK

 Lanjut bahas Akuntansi Sektor Publik yaa.. Ngomongin sektor publik pasti kita langsung ngeh kefasilitas publik seperti universitas, sekolah, rumah sakit dll.. Mengutip perkataan seseorang : "Melayani masyarakat baik sebagai kewajiban maupun kehormatan merupakan dasar bagi terbentuknya masyarakat yang manusiawi. (Tjosvold, 1993 : x)" Pemerintah adalah “public servant” artinya, yg mengeksekusi yang sudah direncanakan yang penerimaannya bersumber dari rakyat dan berfungsi untuk mengalokasi operasional dalam bentuk pelayanan publik. Kesadaran tentang arti pentingnya pelayanan umum dan manajemennya di kalangan pemerintahan masih sangat lemah, karena: - Kegiatan pemerintah bersifat monopoli, tanpa kompetisi tidak akan tercapai efisiensi. Misal seperti PLN, Pertamina, dll. - Lebih mengandalkan kewenangan daripada mekanisme pasar maupun kebutuhan konsumen. - Belum adanya akuntabilitas secara lengkap pada kegiatan pemerintahan. - Lebih mengutamakan pandangan diri ...